30 Pekerja Tiongkok Dikarantina di Sulawesi Utara Setelah Kembali dari Tiongkok

30 Pekerja Tiongkok Dikarantina di Sulawesi Utara Setelah Kembali dari Tiongkok – Tiga puluh pekerja yang dipekerjakan oleh perusahaan semen Cina PT Conch di kabupaten Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, sedang dikarantina di bawah pengawasan pejabat imigrasi setelah tiba dari Cina minggu lalu sebagai langkah pencegahan setelah wabah baru coronavirus yang berasal dari Wuhan, Tiongkok.

Kepala kantor imigrasi Kotamobagu Joni Rumagit mengatakan para pekerja akan segera diisolasi dan diperiksa selama 14 hari setelah kedatangan mereka. Agar nantinya apabila ada yang positif terkena virus tersebut bisa langsung diantisipasi agar tidak menyebar

“Menurut prosedur, mereka dilarang keluar dari kamar mereka atau bertemu karyawan lain. Semua karyawan PT Conch juga harus mengenakan topeng, ”kata Joni kepada The Jakarta Post.

Dia mengatakan para pekerja telah kembali ke Indonesia setelah merayakan Tahun Baru Imlek di China. “Meskipun Conch adalah perusahaan asing, ia harus mematuhi aturan di sini,” katanya, menekankan bahwa aturan isolasi dan pemeriksaan berlaku untuk semua orang tanpa kecuali.

Kepala badan kesehatan Bolaang Mongondouw Erman Paputungan mengatakan departemen telah melakukan pemindaian fisik terhadap para pekerja. “Kondisi mereka sejauh ini normal, tetapi kami akan terus memantau mereka selama 14 hari ke depan,” katanya.

Perwakilan Keong Fahwanto Wahyu mengatakan bahwa setiap karyawan yang tidak mengikuti aturan selama karantina akan dihukum berat.

Setelah tiba di bandara Sam Ratulangi di Manado, mereka diberikan kartu kesehatan untuk membantu petugas medis melacak kondisi fisik mereka selama masa isolasi.

Para pekerja juga disemprot dengan desinfektan ketika mereka tiba di PT Conch, kata Fahwanto.

“Para petugas yang menyemprot para pekerja diberi pakaian pelindung,” katanya, seraya menambahkan bahwa Conch memberikan topeng pelindung bagi karyawan perusahaan lainnya untuk mencegah penyebaran virus.

“Kantor pusat PT Conch juga tidak menginginkan [wabah koronavirus]. PT Conch sejauh ini bebas dari virus corona, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir, ”tambahnya.

Menurut Wahyu, saat ini ada 121 warga Tiongkok yang bekerja di perusahaan itu.

Hingga Senin pagi, Indonesia belum memiliki kasus yang dikonfirmasi tentang virus corona baru.