Akibat Hujan dan Angin Kencang Atap Stadion Arcamanik Bandung Roboh

Akibat Hujan dan Angin Kencang Atap Stadion Arcamanik Bandung Roboh – Pada Sabtu (9/11/2019) siang tadi Kota Bandung, Jawa Bara diterjang angin kencang saat hujan lebat mengakibatkan atap stadion sepakbola di kompleks Sarana Olahraga (SOR) Arcamanik roboh. Angin yang cukup kencang pada sekitar pukul 14.50 WIB itu membuat sebagian besar atap di tribun timur Stadion Arcamanik rusak berat.

Pantauan di lokasi, beberapa puing-puing atap itu terjatuh ke halaman depan tempat parkir stadion dan atap tersebut ambruk menimpa halaman Stadion Arcamanik. Beberapa penyangga atap juga runtuh. Beruntung tidak ada korban luka maupun jiwa dalam kejadian tersebut. Atap ambruk juga menimpa bangunan sarana olahraga voli pasir. Atap tersebut juga tepat jatuh di depan pintu masuk lapangan voli.

Petugas keamanan stadion, Yudi Tarantini (37) menduga atap tersebut menimpa sejumlah kendaraan roda dua yang tengah parkir. Sebab saat kejadian, kata dia, ada beberapa pelajar yang sedang berlatih marching band di pelataran stadion. Beruntungnya tidak ada korban luka maupun korban lainnya dari peristiwa rusaknya Stadion Arcamanik.

“Ini hujannya dari sekitar pukul 14.15 WIB, hujan anginnya kaya menimbulkan puting beliung kecil gitu, pas ambruknya sekitar jam 14.50 WIB, kejadian angin kencang tersebut berlangsung dalam waktu singkat satu menit itu terlihat hancur semua ” ujar Yudi di halaman Stadion Arcamanik, Sabtu.

“Pas kejadian, enggak ada siapapun di stadion, paling cuma beberapa orang yang sedang latihan marching band,”lanjutnya.

Dia menyebut telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk melaporkan kejadian tersebut. Menurutnya kerusakan hanya dialami oleh stadion sepakbola, sedangkan sarana olahraga lainnya tidak terkena kerusakan apapun.

Dugaan Sementara Penyebab Ambruk
Sementara itu, Kapolsek Arcamanik Komisaris Polisi Anang S menyebutkan, hujan dan angin kencang diduga membuat atap stadion ambruk.

“Kejadiannya akibat dari terjadinya hujan cukup lebat disertai angin kencang atau angin puting beliung. Dampak dari adanya hujan lebat dan angin kencang mengakibatkan atap stadion lapangan sepak bola Dispora Jabar roboh. Kurang lebih 500 meter,” kata Anang.

Usai kejadian tersebut, Anang menyatakan tidak ada korban luka maupun jiwa. “Untuk kerugian materi belum kita taksir,” ujarnya.

“Untuk evakuasi itu sudah wewenang daripada Dispora. Kita hanya sifatnya pengamanan dampak dari kejadian,” lanjut Anang.

Saat ini pihak kepolisian melakukan pengamanan di sekitar stadion. Hal itu dilakukan agar pihaknya fokus mensterilkan lokasi.