Alasan MU Harus Pertahankan Ole Gunnar Solskjaer

Alasan MU Harus Pertahankan Ole Gunnar Solskjaer – Ole Gunnar Solskjaer Diangkat sebagai manajer sementara MU setelah Jose Mourinho dipecah dan setelah memenangkan 14 dari 18 pertandingan pertamanya juga, Solskjaer lalu ditetapkan sebagai manajer permanen pada bulan maret 2019 lalu. Namun nasib manajer asal norwegia itu sekarang sudah berubah drastis sekali, MU Sekarang kesulitan setelah hanya memenangkan empat dari 17 pertandingan terakhirnya.

United sudah sangat Buruk sekali mereka dalam 30 tahun terakhir. Mereka hanya mendapatkan kemenangan yang menyedihkan dan juga kekalahan yang sangat telak sekali di awal pertama mereka di Premier League.

MU Saat ini ada di nomor 12 di klasemen sementara Premier League. Mereka juga bahkan menjadi salah satu tempat di zona degradasi.

Performa Marcus Rashford di lapangan sangat mengerikan. sebagian fans berat MU sudah tak mau Solskjaer di Old Trafford.

tetapi manajemen berkata lain dan memberikan dukungan yang sangat amat penuh kepada Solskjaer. Namun, jika hasilnya tidak membaik dalam waktu dekat, Solskjaer mungkin akan bernasib seperti Mourinho.

Konon, memecat Solskjaer tidak akan menyelesaikan masalah MU. Berikut ini tiga alasan mengapa United harus tetap bertahan dengan sang baby face

Bisa Menyajikan Permainan Sepak Bola Menyerang ala Fergie

Manchester United memainkan sepak bola terbaik mereka selama beberapa tahun terakhir ketika Solskjaer pertama kali diangkat sebagai manajer sementara di Old Trafford. Manajer Norwegia itu mengubah gaya permainan yang digunakan oleh Jose Mourinho dan menerapkan sistem tekanan tinggi, yang memungkinkan mereka bermain lebih banyak di sepertiga akhir.

Sementara Solskjaer benar benar sudah sungguh sangat mengeluarkan semua kemampuan yang ia ketahui dan miliki dalam serangan balik melawan 6 tim teratas dalam laga tandang, ia menempatkan penekanan besar pada penguasaan dalam sepak bola yang tentunya sangat pastinya menarik di Old Trafford. banyak yang mengatakan setan merah bermain dengan sangat jelek sekali dan tidak bisa bermain seperti seperti dulu di bawah Sir Alex Ferguson.

dan satu satu nya perbedaan yaitu adalah bahwa ia memiliki pemain yang memiliki kualitas untuk menerapkan gaya permainannya di lapangan dengan sempurna. telah melakukan penjualan pemain yang berbakat dan juga pastinya memiliki masa depan yang cerah di MU serta juga cedera beberapa pemain kunci, Solskjaer terpaksa memainkan pemain pelapis sehingga mempengaruhi performa di lapangan.

Begitu Solskjaer mendapatkan skuat yang diinginkannya, publik Old Trafford kemungkinan akan menyaksikan kembali meyaksikan gaya permainan yang membuat mereka bergairah selama masa kepemimpinan manajer Norwegia itu.

Pemain Rekrutan Baru Bersinar

Ketika Solskjaer masuk, hal pertama yang dia lakukan adalah mengubah kebijakan rekrutmen dari memikat pemain bintang menjadi mendatangkan pemain muda dan berbakat. Mereka merekrut Aaron Wan-Bissaka, Harry Maguire dan Daniel James selama musim panas, dan ketiganya sudah membuat dampak besar sejak bergabung dengan klub.

setelah itu ada juga ia yaitu, Solskjaer menyingkirkan semua pemain yang kinerjanya buruk, yang diperlukan untuk membersihkan ruang ganti. sejauh ini memang akan menjadi salah satu bursa transfer terbaik United selama bertahun-tahun. namun manajer norwegia itu masih menyisakan hal hal yang sangat yang buruk sehingga berdampak pada penampilan di lapangan.

Rekrutan Solskjaer sudah menjadi bintang sejauh ini dan jika diberikan beberapa bursa transfer lagi, dia bisa membangun pasukan muda yang memainkan sepakbola yang menarik dan mampu bersaing dalam perebutan gelar juara.

Kesalahan yang Sama

MU Sudah banyak sekali melakukan pergantian pergantian sejumlah pergantian manajer sejak kepergian Sir Alex Ferguson pada 2013. sejak dahulu hingga saat ini mungkin sudah ada empat manajer berbeda dengan filosofi yang sangat berbeda. namun dari semua manajer itu tidak ada yang diberikan waktu dan juga dukungan yang sangat pas untuk menjadikannya sebagai juara nantinya..

Ketika Louis van Gaal ditunjuk ia banyak sekali menjual pemain pemain yang sudah sangat berpengalaman dan mencoba membangun pasukan muda dari awal. namun sayanganya ia dipecat padahal sudah membuat MU mendapatkan meskipun mengangkat Piala FA.

berikutnya datang sang dewa pemberi kekuatan yaitu Jose Mourinho, yang membongkar skuad yang disusun oleh Van Gaal untuk mendatangkan pemain yang sesuai dengan filosofinya.

Sekarang Solskjaer yang pastinya sudah sangat menjadi salah satu bagian yang paling bertanggung jawab dalam skuat yang sesuai dengan gaya permainannya. Ia juga membeberkan pemain pemain yang terampil dan berbakat dibuang begitu saja secara teratur di bawah manajer Portugal. Jika Solskjaer dipecat sekarang, manajer berikutnya yang datang akan melakukan hal yang sama dengan pemain tertentu dan lingkaran setan ini akan terus berlanjut.

Petinggi MU ini pastinya tidak akan membuat dan juga mengulangi kesalahan yang mereka buat dengan manajer lainnya. tentunya mereka itu hanya perlu memberikan waktu bagi Solskjaer waktu untuk benar-benar membangun skuat yang mampu menerapkan gaya permainannya di lapangan