Beberapa Cara Alami Kurangi Asam Lambung GERD

Beberapa Cara Alami Kurangi Asam Lambung GERD – Saat ini diperkirakan ada jutaan orang yang tercatat mengalami asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD) menurut lamaran Health Line. Jumlah penderita di Indonesia pun tercatat akan meningkat. Di Indonesia sendiri GERD telah berhasil masuk dalam lima besar penyakit terbanyak yang mengakibatkan pasien berobat rawat jalan.

Sebagaian besar memang melakukan perawatan medis ataupun pengobatan. Tetapi cara lain yang mungkin telah sangat efektif adalah mengubah gaya hidup.

Hanya dengan mengubah kebiasaan diet dan cara tidur sebenarnya dapat menjadi manjur untuk mengurangi gejala nyeri dada dan asam lambung. Asam lambung yang naik serta membuat kerongkongan utamanya mengakibatkan keluhan rasa panas seperti terbakar dan mulut pahit akibat asam naik.

Gejala umum yang dapat ditimbulkan seperti rasa panas pada ulu hati, mual, muntah, perut kembung, batuk, sulit menelan dan nyeri di bagian dada. Beberapa cara alami dapat Anda gunakan untuk mengurangi sakit akibat asam lambung.

Jangan terlalu kenyang

Tentukan porsi yang tepat, karena apabila anda terlalu kelebihan banyak makan ternyata akan berdampak pada asam lambung. Kemampuan para penderita GERD untuk mencerna makanan akan melemah.

Tidak mengherankan dapat sebagian besar gejala asam lambung terjadi setelah makan. Dalam penelitian, kondisi itu memperlihatkan makanan dengan porsi besar justru akan memperburuk keadaan.

Oleh sebab itu, penderita asam lambung akan disarankan untuk menghindari makan dengan porsi besar, sedikit-sedikit asal teratur menjadi pilihan yang lebih pas.

Mengunyah Permen Karet

Sejumlah studi menunjukkan bahwa mengunyah permen karet dapat mengurangi tingkat kesamaan di esophagus. Permen karet yang mengandung bikarbonat dapat menjadi sangat efektif.

Beberapa penemuan juga dapat menunjukkan bahwa mengunyah permen karet akan meningkatkan produksi air liur sehingga dapat membantu membersihkan kerongkongan dari asam.

Hindari bawang mentah

Berbagai studi telah membandingkan jenis makanan yang dikonsumsi orang dengan asam lambung GERD. Konsumsi makanan yang mengandung bawang putih meningkatkan rasa malas, asam lambung dan bersendawa. Sedangkan hal tersebut tidak terjadi pada penderita GERD yang mengonsumsi makanan tanpa bawang.

Bawang mentah diketahui dapat mengiritasi lapisan kerongkongan dan membuat gejala asam lambung dapat memburuk.

Jangan makan tiga jam sebelum tidur

Penderita asam lambung akan disarankan untuk makan jauh sebelum beranjak tidur. Berbagai penelitian observasional menemukan bahwa ada keterkaitan antara waktu tidur dengan gejala asam lambung. Orang yang makan akan mendekati waktu tidur cenderung mendapati gejala asam lambung.

Meskipun begitu perlu penelitian lebih lanjut karena masih ada perbedaan kesimpulan soal ini.

Jangan banyak minum jus jeruk

Penelitian terhadap 400 pasien GERD menemukan, 72 persen di antaranya mengalami gejala asam lambung yang memburuk usai minum jus jeruk. Keasaman buah jeruk bukan satu-satunya faktor.

Walaupun jus jeruk tidak langsung mengakibatkan naiknya asam lambung, para peneliti mempercayai minuman ini mengiritasi lapisan kerongkongan.

Batasi asupan alkohol

Minum alkohol kemungkinan besar akan berpotensi memperparah asam lambung dan rasa mulas. Selain juga memicu gejala peningkatan asam namun di sisi lain kemampuan kerongkongan membersihkan asam pun menurun.

Namun studi menunjukkan, asupan alkohol yang biasa-biasa saja bahkan bisa pula membangkitkan gejala asam lambung pada seseorang. Penelitian secara terkontrol menunjukkan bahwa peminum anggur fermentasi dan bir punya risiko terkena gejala asam lambung lebih tinggi dibanding peminum air putih.