Beberapa Macam Kota Kecil Indah di Meksiko

Beberapa Macam Kota Kecil Indah di Meksiko – Kota-kota kecil di Meksiko memiliki pemandangan fotogenik. Kota-kota kecil ini tidak kalah meriahnya dengan suasana Mexico City yang padat. Hal yang berbeda, kota-kota kecil itu lebih lengan dan damai. Wisata alam Meksiko berpadu dengan kota-kota tua yang dibangun oleh Suku Aztec dan Maya serta kolonial Portugis dan Spanyol. Sementara kuliner Meksiko memiliki cita rasa pedas, yang mungkin saja pas dengan wisatawan Indonesia yang menggemari pedas.

Berikut kota-kota kecil di Meksiko yang memiliki destinasi wisata eksotik, sebagaimana sudah kami rangkum.

Bacalar (Quintana Roo)

Kota kecil ini, terletak hanya sekitar empat jam dari Cancun dan dekat dengan perbatasan dengan Belize. Kota ini memiliki Danau Bacalar yang disebut pula sebagai Danau Tujuh Warna. Warna air berubah dari bening kristal menjadi pirus karena adanya cenote atau yang disebut sebagai lubang besar di bawah air dan dasar danau yang terbuat dari batu kapur.

Kawasan Danau Bacalar ditumbuhi vegetasi hutan bakau yang rimbun, yang menutupi wilayah seluas 43 kilometer persegi. Lanskap indah ini paling nyaman dinikmati dengan berbaring di hammock, yang digantung di antara pepohonan.

San Sebastian Bernal (Querétaro)

Kota ini pertama kali didirikan pada tahun 1600-an oleh sejumlah keluarga Spanyol, kota San Sebastian Bernal ini memiliki banyak bangunan yang berasal dari abad ke-18 dan 19. Jalan-jalan yang tersusun dari batu-batu bulat, fasad berwarna-warni, dengan latar belakang salah satu monolit – bukit batu — tertinggi di dunia, San Sebastian Bernal adalah kota kecil yang benar-benar indah.

Campeche (Campeche)

Campeche adalah ibu kota negara bagian Campeche, memiliki nuansa kota kecil yang unik. Semua fasad di pusat bersejarah dicat dengan warna pastel, begitupula bangunan di sepanjang pedestrian utama, Calle 59. Di jalan itu, wisatawan bisa menyaksikan seni arsitektur Spanyol sangat kuat.

Walaupun jalanan ini tidak panjang, sepanjang jalan berubah jadi destinasi wisata kuliner. Pada malam hari, resto-resto di jalan itu meletakkan kursi dan mejanya, tepat di tengah jalan Calle 59. Sementara di kanan kiri jalan masih berfungsi sebagai pedestrian yang nyaman.

Malinalco (Mexico State)

Sebuah kota yang kaya dengan berbagai legenda dan mendalami misteri serta sihir, Malinalco, kira-kira dua jam di barat daya Mexico City. Kota ini pada abad pertengahan merupakan tempat penting bagi Mexica, atau Aztec, yang membangun kompleks garnisun untuk elit militer mereka. Sebuah kota yang terletak di antara pegunungan dan dikelilingi oleh hutan yang rimbun, kota ini menarik pengunjung karena flora dan fauna serta persembahan historis dan spiritualnya.

Izamal (Yucatán)

Jantung kota Izamal berpusat di sekitar biara Fransiskan abad ke-16 yang dibangun di atas Kuil Mesoamerika, dengan cat warna kuning kenari yang ceria. Dengan latar belakang langit biru cerah yang terus menaungi Semenanjung Yucatan, membuat fasad keemasan biara seperti berkilauan. Terletak di tengah-tengah antara Merida dan situs arkeologi Chichen Itza, kota ini menjadi tempat singgah yang sempurna bagi wisatawan yang menuju Merida.

Real de Catorce (San Luis Potosí)

Dulunya merupakan kota penambangan perak yang berkembang pesat, Real de Catorce sekarang menjadi kota hantu di Gurun San Luis Potosi. Walaupun sudah lama ditinggalkan, Real de Catorce menjadi destinasi ziarah untuk orang-orang Huichol dan Katolik. Uniknya lagi, untuk menuju kota ini, wisatawan harus melewati terowongan panjang yang menembus bukit batu.

Cuetzalan (Puebla)

Jalan-jalan berbatu dan bangunan pedesaan yang beratap genteng merah, adalah bagian dari pesona kota kecil ini. Lokasinya terletak di pegunungan di luar Puebla (kira-kira 4 jam dari Mexico City). Dikelilingi oleh hutan yang rimbun, penuh dengan air terjun dan gua, Cuetzalan merupakan kota bagi penggemar kegiatan outdoor.

Pátzcuaro (Michoacán)

Pátzcuaro di Meksiko barat memiliki sejarah yang menarik dan panjang. Kota ini merupakan pusat kegiatan penduduk asli Meksiko sebelum kedatangan bangsa Spanyol. Pengunjung dapat menemukan kerajinan tangan lokal dan belajar tentang sejarah asli penduduk asli Meksiko, sambil menelusuri jalan-jalan kota yang indah. Pada festival tahunan Hari Orang Mati setiap musim gugur, pengunjung berduyun-duyun ke Pátzcuaro karena terkenal dengan upacara tradisionalnya, yang berlangsung dari 31 Oktober hingga 2 November.

Taxco (Guerrero)

Sebuah kota kecil di pegunungan Guerrero, dua setengah jam di barat daya Mexico City, Taxco dikenal sebagai “kota perak” karena pertambangan perak yang ada di sana. Jalanan berkelok-kelok di sekitar bukit dan berpusat di atas alun-alun kota yang cantik, muara perhatian akhirnya terhenti pada gereja tua bergaya barok yang rumit. Untuk melihat lanskap seluruh kota, sewalah taksi dari mobil VW kodok, yang membawa wisatawan ke titik pandang (El Mirador). Dari ketinggian itu, Kota Taxco terhampar dengan latar belakang pegunungan di sekitarnya.

Todos Santos (Baja California Sur)

Jika Anda membayangkan kota Meksiko klasik, kota yang paling mendekati imajinasi tersebut adalah Todos Santos. Fasad berwarna-warni yang memantulkan langit biru yang menjadi latar kibaran bendera Meksiko dan dan pepohonan kaktus yang tumbuh di tepi jalan.

Todos Santos Terletak di Pantai Pasifik Meksiko dan populer di kalangan seniman dan peselancar. Dengan demikian, kota memiliki suasana yang santai dan damai.