Berbagai Macam oleh-oleh Khas Belitung yang Awet Disimpan

Berbagai Macam oleh-oleh Khas Belitung yang Awet Disimpan – Berbagai Macam oleh-oleh Khas Belitung yang Awet DisimpanBelitung memang sangat terkenal sebagai pulau yang memiliki keanekaragaman hayati muulai dari pemandangan alamnya, bahkan flora dan faunanya.

Pulau ini juga terkenal dengan berbagai makananannya yang lezat. Tidak lengkap rasanya apabila tidak membawa oleh-oleh makanan khas daerah yang masuk dalam Provinsi Bangka Belitung ini. Liputan7id ketika ingin pulang dari Beling, menyempatkan sejenak untuk membeli oleh-oleh di Toko oleh-oleh Klapa Belitung, Jalan Air Saga Nomor 89, Air Saga, Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung.

Sebelum memutuskan untuk membeli oleh-oleh, kami bertanya kepada pemandu wisata yang juga adalah warga lokal Belitung, Eksa, untuk memilih makanan apa saja yang waji kami beli. Menurut pendapat Eksa, makanan oleh-oleh di Belitung dibagi menjadi dua kategori, yaitu oleh-oleh basah dan oleh-oleh kering. Berikut adalah rekomendasi oleh-oleh Belitung yang terdiri dari oleh-oleh kering, pastinya awet untuk dibawa ke luar kota dan juga disimpan :

Terasi atau belacan

Terasi memiliki keistimewaan sendiri di Belitung. Pulau Belitung yang dikelilingi lautan membuatnya dapat menghasilkan terasi dengan kualitas yang sempurna. Bumbu masak yang memiliki nama lain belacan itu terbuat dari ikan atau udang rebon yang difermentasikan. Provinsi Bangka Belitung terkenal dengan penghasil belacan khususnya di Toboali, Bangka Selatan, Sedangkan di Belitung, terdapat indutri rumahan yang mengolah belacan ada di Desa Sijuk.

Belacan olahan Sijuk ini dibuat dan diolah langsung dari udang rebon segar hasil tangkapan nelayan sekitar. Terasi atau belacan khas Belitung ini seringkali digunakan sebagai bumbu beragam jenis makanan. Yang paling terkenal adalah sambel belacan

Lada Putih

Lada putih telah menjadi oleh-oleh kering nomor satu di Belitung. Hal ini dikarenakan Belitung merupakan pengekspor lada putih terbesar nasional. Selain itu, Belitung juga sangat dikenal sebagai daerah dengan penghasil lada putih terbaik.

“Disini terdapat banyak sekali kebun lada putih ,” kata Eksa.

Maka dari itu, kamu dapat membawa oleh-oleh kering berupa lada putih untuk dimanfaatkan sebagai bumbu dapurmu ketika ingin memasak.

Plecu atau pletek cumi-cumi

Kamu pastinya sering menyantap cemilan yang satu ini, tetapi jarang yang mengetahui bahwa makanan ini bernama plecu atau pletek cumi-cumi. Makanan berbahan dasar sagu, dan telur cumi ini adalah makanan asli khas Belitung yang dapat kamu bawa pulang sebagai oleh-oleh.

Berbentuk kotak dan rasa gurih yang ada ketika digigit, mampu membuatmu ketagihan untuk terus kamu makan ketika mencobanya. Ada juga yang menyebutnya dengan kricu atau keripik cumi. Toko oleh-oleh klapa Belitung menjualnya dengan harga Rp 12.000 per bungkusnya.

Kemplang

Oleh-oleh yang satu ini memang sudah sangat terkenal dan wajib sekali untuk dibawa pulang ketika kamu berkunjung ke Belitung. Makanan berbentuk bundar dan beraroma ikan ini memiliki rasa nikmat dan memiliki khas.

Kemplang merupakan kerupuk uang terbuat dari ikan tenggiri dan tepung tapioka. Secara umum, kemplang di Belitung dimasak dengan cara dipanggang, bukan digoreng.

Rasa gurih kemplang akan semakin terasa nikmat apabila disantap dengan sambal belacan khas Belangka Belitung.

Kopi Bubuk

Salah satu kedai kopi bubuk yang sangat terkenal di Belitung adalah Kedai Kopi Kong Djie. Dia menjadi patokan warung kopi di seluruh Belitung karena telah ada sejak tahun 1943. Rasa yang khas muncul karena proses pembuatannya yang beda dari kopi lainnya.

Kopi Kong Djie terdiri dari 70 persen racikan robusta Lampung dan 30 persen arabica Jawa. Sebuah perpaduan yang dapat membuatmu melek ketika menyeruput kopinya.

Untuk bubuk kopi Kong Djie, kamu dapat membawa pulang satu bungkusnya dengan harga Rp 35.000. Tidak usah bingung mencari kedai kopi ini, karena di Belitung terdapat lebih dari 12 cabang kopi Kong Djie.