COVID-19: Militer Indonesia mendapatkan peralatan medis dari Tiongkok

COVID-19: Militer Indonesia mendapatkan peralatan medis dari Tiongkok – Indonesia akan segera menerbangkan pesawat militer ke kota Cina Shanghai pada hari Sabtu untuk mengambil peralatan medis untuk membantu mereka yang berada di garis depan pertempuran negara Asia Tenggara melawan virus corona COVID-19.

Juru bicara Militer Indonesia Brigjen Brigjen TNI. Jenderal Sisriadi mengatakan bahwa mereka akan mengirim pesawat Hercules C-130 dengan 18 anggota awak dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma di Jakarta Timur.

“Kami sangat berharap bahwa operasi akan terus berjalan dengan lancar,” kata Sisriadi kepada The Jakarta Post pada hari Jumat.

Operasi tersebut dilakukan karena berupa jawaban atas permintaan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto agar TNI menyediakan pesawat militer untuk mengangkut peralatan medis dari kota terbesar China ke Indonesia, yang saat ini sedang berjuang untuk menahan penyebaran penyakit COVID-19.

Peralatan-peralatan tersebut termasuk masker sekali pakai, masker N-95, pakaian pelindung, kacamata, sarung tangan, penutup sepatu, termometer inframerah dan topi bedah.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan bahwa permintaan Prabowo untuk menggunakan pesawat militer untuk mengangkut peralatan itu dimaksudkan untuk memudahkan proses birokrasi antar pemerintah.

“Proses birokrasi G-to-G kemungkinan akan lebih cepat dengan cara itu dibandingkan dengan menggunakan fasilitas lain, sehingga kami dapat segera membantu tim respon cepat untuk COVID-19 seperti yang diperintahkan oleh Presiden Jokowi,” ungkap Danil

Peralatan itu juga akan digunakan oleh tim medis gabungan dari kementerian dan militer untuk mendukung tim respon cepat dan dokter dalam upaya mereka untuk menangani kasus virus corona di negara itu, katanya.

Indonesia akan terus mengalami peningkatan jumlah infeksi virus corona COVID-19 sejak negara tersebut telah mencatat kasus pertama yang dikonfirmasi terjadi pada awal bulan ini. Banyak sekali yang sudah terkena dan terjangkit virus Corona di Indonesia.

Hingga sampai hari Jumat, sebanyak 369 orang telah terinfeksi di kepulauan itu dan setidaknya 32 kasus berakibat fatal. Hal itu terjadi akibat minimnya peralatan medis ya bosku.

Pekerja medis saat ini sedang menghadapi ketegangan yang semakin meningkat ketika laporan muncul bahwa beberapa rumah sakit rujukan hampir kehabisan peralatan pelindung saat mereka berjuang untuk menangani virus. Maka hal tersebut yang membuat mereka menjadi semakin panik dan bimbang.

Indonesia juga siap untuk menyambut tawaran dari negara-negara asing untuk membantu negara kepulauan tersebut dalam memperoleh kit pengujian cepat COVID-19 karena pemerintah berusaha untuk mendapatkan pandangan yang lebih jelas tentang penyebaran virus corona di negara tersebut.

Direktur Kementerian Luar Negeri untuk urusan Asia Timur dan Pasifik, Santo Darmosumarto, mengatakan mereka sekarang mempertimbangkan tawaran dari beberapa sekutu asing, termasuk Cina dan Singapura, untuk menyumbangkan alat uji.