Dijanjikan akan Dinikahi, Seorang Wanita Ditipu Pacarnya Rp 49 Juta

Seorang Wanita Ditipu Pacarnya Rp 49 Juta – Seorang wanita bernama Herlin (42) mengalami penipuan yang dilakukan oleh tiga orang pria. Salah satu pelaku tersebut diketahui bernama Mi’roj alias Ahmad Bin Kosim (37). Saat ini Kosim berserta dua orang rekannya sudah ditangkap oleh polisi atas dugaan penipuan. Modus pelaku mengaku sebagai staf direksi PT Pertamina dan meminjam uang. Dua tersangka lainnya adalah Rifky dan Baihaki. Mereka berperan meminjamkan rekening ke Kosim dan ikut menikmati uang hasi penipuan itu.

Kasus ini berawal dari laporan Herlin selaku korban ke polisi tanggal 9 Juli 2019. Herlin mengaku sudah ditipu oleh Kosim (37). Awal mula Herlin mengenal Kosim karena dikenalkan oleh teman Herlin, saat keduanya bertemu, Kosim mengaku bahwa dirinya bekerja di PT Pertamina.

“Awalnya tersangka Kosim dikenalkan temannya ke korban, dan tersangka mengaku bekerja di Pertamina di bagian staf Direksi Pertamina,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (3/11/2019).

Setelah perkenalan yang singkat itu terjadi, tidak lama kemudian akhirnya Kosim berhasil merayu dan mengelabui Herlin dan menjalani hubungan yang lebih serius lagi, yaitu sebagai sepasang kekasih. Kosim pun menjanjikan akan menikahi Herlin pada Agustus 2020 mendatang.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Suyudi Ario Seto, mengatakan bahwa selama Herlin dan Kosim berpacaran, Kosim sering sekali meminta uang kepada Herlin dengan alasan untuk menjalankan bisnisnya di Pertamina.

“Selama proses pacaran, tersangka meminta uang kepada korban dengan total keseluruhan sebesar Rp 49 juta dengan alasan uang itu digunakan untuk biaya proyek Pertamina yang sedang dikerjakan tersangka,” kata Suyudi.

Dalam proses penyelidikan Kosim mengaku bahwa uang yang didapatnya dari Herlin untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari bersama rekannya. “Faktanya uang tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari-hari para tersangka,” jelas Suyudi. Karena merasa ada yang aneh, Herlin kemudian melaporkan aksi Kosim ke Polda Metro Jaya.

Tidak membutuhkan waktu yang lama, tim dari Subdit Resmob yang dipimpin oleh Dirkrimum Kombes Suyudi dan Kasubdit Resmob AKBP Handik Zusen langsung melakukan aksi menangkap terhadap Kosim dan dua tersangka lainnya pada 1 November 2019. Atas perbuatan itu, Ketiga tersangka disangkakan Pasal 378 KUHP.