Frenkie de Jong Sosok Pengganti Gelandang Maestro Barcelona

Frenkie de Jong Sosok Pengganti Gelandang Maestro Barcelona – Frenkie de Jong sosok Pengganti Maestro Gelandang Iniesta Dan Xavi di Barcelona.

Barcelona mengklaim sudah menemukan ‘sosok’ yang selama ini mereka cari ada dalam diri Frenkie de Jong. Semenjak kehilangan Xavi Hernandez dan Andres Iniesta, Barcelona kehilangan jati diri mereka yang identik dengan permainan tiki-taka.

Xavi Hernandez dan Andres Iniesta merupakan bagian penting dari permainan Barcelona.

Sepeninggal keduanya, El Barca seakan tidak lagi menggambarkan klub yang sesungguhnya. Bahkan Barcelona tidak mampu mengembalikan kejayaan mereka di Eropa seperti saat kehadiran Xavi dan Iniesta masih membela panji-panji klub Catalunya.

Sosok yang kehilangan mereka berdua adalah Lionel Messi. Melalui umpan-umpan manja dan terukur yang dilepaskan baik oleh Xavi dan Iniesta, Messi kerap mendulang gol.

Semenjak ditinggal oleh kedua maestro tersebut messi seakan berjuang sendirian untuk Barcelona. Lini tengah mereka seakan kurang hidup dan kurang kreasi serangan terlebih pendekatan pragmatis yang dibawa oleh pelatih Ernesto Valverde.

Dilansir Liputan7id dari Marca, satu hal positif telah mereka raih pada tur pramusim mereka di Jepang melalui penampilan apik Frenkie de Jong.

Dengan harga sekitar 75 juta euro (sekitar Rp 1,17 triliun) Frenkie de Jong dibeli pada bursa musin dingin 2019 dari Ajax Amsterdam, Frenkie de Jong bergabung dengan Barcelona pada musim panas 2019 dan tampak cocok dengan permainan El Barca

Pemain 22 tahun tersebut menunjukkan penampilan impresif saat melawan Chelsea dan Vissel Kobe.

Sementara ketika Barcelona berhadapan dengan Vissel Kobe, gelandang asal Belanda tersebut mampu melepaskan 60 umpan akurat dari 66 umpan yang ia lepaskan.

Sebelum ia pindah ke Barcelona, di Liga Belanda pada musim 2018-2019 De Jong memiliki akurasi umpan mencapai 91 persen.

Di Barcelona ada beberapa pemain yang memiliki akurasi operan di atas rata-rata, seperti Sergio Busquets, Ivan Rakitic, Dan Arthur Melo.

Ernesto Valverde senang dengan fleksibilitas De Jong dalam bermain. Ia bermain dalam dua posisi berbeda dalam dua laga pramusim, De Jong dipasang sebagai gelandang tengah dan gelandang bertahan.

Barcelona dapat mengandalkannya untuk mengisi lini tengah dengan aman karena mengetahui bahwa ia dapat memainkan sejumlah peran dengan sangat baik.