Hitam atau latte? Gubernur Jawa Tengah Mempertimbangkan untuk Membuka Kedai Kopi di Paris

Hitam atau latte? Gubernur Jawa Tengah Mempertimbangkan untuk Membuka Kedai Kopi di Paris – Duta Besar Indonesia di Prancis yaitu Armanatha Christiawan Nasir telah menawarkan kesempatan kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk membuka sebuah kedai kopi di Paris karena ia mengatakan minat warga Paris terhadap produk kopi dari Jawa Tengah tinggi.

“Produk kopi dari Jawa Tengah selalu menarik perhatian orang Prancis, oleh karena itu saya menawarkan kesempatan kepada gubernur Jawa Tengah untuk membuka sebuah kedai kopi di Paris sehingga kami dapat untuk menggunakan bakatnya,” katanya ketika mengunjungi kediaman resmi Gubernur Ganjar di Semarang pada hari Minggu. malam, seperti dikutip Antara.

Selain produk kopi, lanjutnya, Prancis juga akrab dengan objek wisata populer provinsi itu, Candi Borobudur.

Sejumlah besar orang Prancis datang ke Indonesia hanya untuk mengunjungi Borobudur, tambahnya.

“Borobudur telah menjadi salah satu tujuan paling populer di Prancis. Sekarang orang Prancis tidak hanya akrab dengan Bali tetapi juga Borobudur, dan banyak dari mereka pergi ke kuil, ”katanya.

Kunjungan para wisatawan Prancis ke Jawa Tengah memiliki potensi besar karena setiap Agustus adalah liburan selama sebulan di Prancis, katanya.

Selama bulan itu, orang Prancis biasanya bepergian ke banyak tempat.

“Saat ini, salah satu tujuan paling populer adalah candi Borobudur. Pemerintah Jawa Tengah harus membuat yang terbaik dari potensi karena orang Prancis biasanya tinggal lama selama perjalanan mereka antara 10 dan 20 hari,” kata Armanatha.

Duta Besar mengatakan teman-teman Prancisnya, yang telah mengunjungi Borobudur, kagum di berbagai tempat wisata di daerah itu. Tidak hanya kuil yang luar biasa dan masakan yang menarik, tetapi juga kerajinan unik oleh penduduk setempat memukau wisatawan Prancis.

“Beberapa turis Prancis bahkan melakukan perjalanan tahunan mereka ke Borobudur hanya untuk menikmati hidangan di warung kecil dekat kuil. Mereka mengatakan makanannya enak dan mereka menginginkannya. Ada juga turis yang kagum dengan seni dan budaya, ”katanya.

Sebagai tanggapan, Gubernur Ganjar menanggapi tawaran untuk membuka sebuah kedai kopi di Paris dengan serius. Dia segera meminta stafnya untuk mengukur kemungkinan.

“Ada banyak produk Jawa Tengah yang banyak diminati di Prancis, tetapi ketika Armanatha menyebutkan popularitas kopi Jawa Tengah, saya menjadi tertarik untuk membuka toko di sana. Kita harus mewujudkannya, ”katanya.