Jokowi Pilih Prabowo Subianto Sebagai Menteri Pertahanan

Jokowi Pilih Prabowo Subianto Sebagai Menteri Pertahanan – Prabowo yang selama ini dikenal sebagai rival Jokowi di Pilpres 2019 resmi dilantik menjadi Menteri Pertahanan atau Menhan pada Rabu (23/10) pagi tadi.

Kali ini, para menteri mengenakan kemeja batik dan diumumkan di undakan Istana Merdeka Jakarta. Berbeda dengan pengumuman menteri lima tahun lalu yang mengenakan kemeja putih dan diumumkan di selasar belakang Istana Merdeka.

Kedua tokoh tersebut sempat melakukan pertemuan di Istana. Sinyal Prabowo bakal masuk kabinet makin kuat setelah ikut dipanggil ke Istana oleh Jokowi pada Senin (21/10/2019). Di mana Prabowo digadang-gadang menjadi calon kuat pengganti Wiranto yang pada kabinet sebelumnya menjabat sebagai menhan.

Jokowi mengenalkan para menteri untuk pemerintahan 2019-2024 di Kompleks Istana Kepresidenan. Sebelum mengenalkan Prabowo sebagai Menhan, Jokowi mengumumkan 4 Menko yakni Menko Polhukam Mahfud Md, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko PMK Muhadjir Effendy, serta Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Jokowi menyampaikan tugas-tugas keempat Menko tersebut.

“Kemudian Menteri Pertahanan Bapak Prabowo Subianto,” kata Jokowi.

Saat disebut Jokowi, Prabowo berdiri dan memberi hormat.

“Sebagai Menteri Pertahanan, Bapak Prabowo Subianto. Dia lebih tahu tugasnya daripada saya,” ujar Jokowi saat memperkenalkan Prabowo sebagai menterinya. Seketika, Prabowo mengangkat hormat kepada Jokowi.

Ketua Umum Gerindra itu menyatakan perlu mempelajari terlebih dulu situasi terakhir di kementerian yang sebelumnya dipimpinnya oleh Ryamizard Ryacudu. Setelah itu, kata Prabowo, pihaknya akan langsung bekerja.

“Saya akan belajar dulu situasi yang terakhir, baru kita akan mulai kerja. Saya kira itu yang bisa saya sampaikan,” ujarnya.

Sementara, Menteri Pertahanan 2014-2019 Ryamizard Ryacudu mengucapkan selamat kepada Prabowo yang ditunjuk menjadi menteri oleh Jokowi.

Ryamizard memberikan pesan kepada Prabowo agar tak perlu terlalu pusing memikirkan kuantitas anggaran pertahanan RI. Selama ini, Ryamizard mengaku tak pernah mempersoalkan apakah anggaran pertahanan RI kecil atau besar.

Bahkan, ia berpesan agar Prabowo jangan sampai terlena bila anggaran pertahanan RI besar. Sebakinnya, apabila anggaran yang duterima kecil harus diterima dengan baik.

Sebagai warga negara Indonesia kita patut menunggu bagaimana kebijakan Prabowo Subianto dalam memimpin pos Menteri Pertahanan lima tahun ke depan. Karena Terdengar kabar bahwa kementerian ini disebut-sebut memiliki anggaran paling besar dibanding kementerian maupun lembaga pemerintah lainnya.