Jorge Lorenzo Dipastikan Tetap Bersama Repsol Honda

Jorge Lorenzo Dipastikan Tetap Bersama Repsol Honda – Performa Jorge Lorenzo yang tak kunjung membaik pada MotoGP 2019 mengancam masa depannya bersama tim Repsol Honda.Kegagalan Jorge Lorenzo untuk menuai hasil positif bersama tim Repsol Honda pada musim perdananya membuat sang pembalap terus diterpa isu negatif.

Juara dunia MotoGP 2015 tersebut bahkan dikabarkan bakal segera didepak Honda apabila performanya tak kunjung mengalami kemajuan. Pada balapan MotoGP Jepang 2019 yang berlangsung di Twin Ring Motegi, Minggu (20/10/2019), Lorenzo hanya mampu finis di posisi ke-17.

Padahal, rekan setimnya yang memacu motor sama, Marc Marquez, tampil sebagai pemenang balapan. Dengan demikian, untuk kali ketiga beruntun, Lorenzo gagal meraih poin.

Sebelumnya, pembalap Spanyol itu juga tak mampu menyabet poin pada balapan MotoGP Aragon dan MotoGP Thailand. Hasil tersebut jelas mempengaruhi posisi Lorenzo pada klasemen pembalap MotoGP 2019.

Saat ini, Lorenzo hanya bisa menempati peringkat ke-19 dengan koleksi 23 poin dari 16 seri balap yang sudah digelar. Sebagai penggantinya, sosok mantan pembalap KTM, Johan Zarco, disinyalir menjadi salah satu kandidat terkuat.

Peluang Zarco menggantikan Lorenzo cukup besar, mengingat pembalap asal Prancis itu telah ditunjuk untuk membalap di tim satelit Honda, LCR Honda Idemitsu, pada tiga balapan terakhir MotoGP 2019. Jika mampu tampil bagus, bukan tidak mungkin Zarco akan direkrut Honda untuk menggeser posisi Lorenzo.

Meski beredar kabar tersebut, Lorenzo diminta untuk tidak khawatir.

Meski begitu, Yoshihige Nomura menegaskan bahwa dia akan tetap mempertahankan Jorge Lorenzo sebagai pembalap Repsol Honda.

“Honda menginginkan Lorenzo bertahan di sini,” ujar Nomura, dikutip Liputan7id dari Marca. Nomura juga meyakinkan Lorenzo untuk tidak perlu cemas akan kemungkinan digeser oleh Zarco.

“Tidak. Anda tidak perlu takut dengan Zarco. Kami hanya ingin memberikan sedikit kesempatan kepadanya,” tutur pria berkebangsaan Jepang tersebut.

“Kebetulan, (Takaaki) Nakagami akan absen. Kami tidak lagi memiliki pilihan selain menunjuk Zarco. Apalagi saat ini dia sedang menganggur, jadi kami langsung melakukannya (menunjuk Zarco),” kata Nomura melanjutkan.

Johann Zarco bukan sosok pembalap yang bisa dianggap remeh.

Kendati tengah mengalami musim yang buruk, oembalap berusia 29 tahun itu pernah menjadi juara dunia Moto2 sebanyak dua kali.

Zarco pun pernah tercatat sebagai peraih gelar Rookie of The Year pada musim 2017, saat melakoni musim perdana bersama tim Monster Yamaha Tech 3.

Namun, perfoma Zarco melorot drastis menyusul kepindahannya ke tim KTM pada musim ini.

KTM pun akhirnya mencopot posisi Zarco sebagai rider sejak MotoGP Aragon 2019. Johann Zarco baru akan unjuk gigi bersama tim LCR Honda Idemitsu mulai MotoGP Australia 2019 yang digelar akhir pekan ini.