Lippo Karawaci Meminta Kemitraan dengan Softbank untuk Mengintegrasikan AI, IoT Dalam Real Estat

Lippo Karawaci Meminta Kemitraan dengan Softbank untuk Mengintegrasikan AI, IoT Dalam Real Estat – Pengembang properti Lippo Karawaci bermitra dengan perusahaan telekomunikasi Softbank Corporation untuk mengimpelementasikan solusi teknologi canggih untuk banyak pengembangan real estat di Indonesia. Perusahaan yang terdaftar secara publik pada hari Kamis menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan raksasa telekomunikasi Jepang untuk mengimplementasikan kecerdasan buatan (AI), internet of things (IoT) dan solusi bertenaga data besar dalam pengembangan real estate Lippo Karawaci dan ekosistem mobilitas di Indonesia.

John Riady, chief executive officer Lippo Karawaci, mengatakan kemitraan ini penting bagi perusahaan karena akan meningkatkan pengalaman pelanggan bagi penghuni dan penyewa, meningkatkan keamanan dalam perkembangan perusahaan, dan pada akhirnya mengurangi biaya perusahaan.

Dia mengatakan perusahaan telah menerapkan teknologi dalam pengembangan real estat Lippo Village di Karawaci, Banten. Kemudian akan memperluas penggunaan teknologi untuk perkembangan lain seperti Lippo Cikarang, Meikarta, pengembangan real-estate lainnya dan properti campuran yang tersebar di seluruh negeri pada paruh pertama tahun 2020.

“Kami dapat mengimplementasikan AI dan IoT dalam beberapa aspek konkret dalam pengembangan kami, seperti keamanan, manajemen lalu lintas dan distribusi air,”kata John saat konferensi pers di Jakarta.

Dia lebih lanjut menjelaskan bahwa teknologi tersebut dapat membantu perusahaan meningkatkan keamanan dengan menambahkan fitur pengenalan wajah ke sistem televisi sirkuit tertutup (CCTV), memantau proses distribusi air dalam pengembangan kotapraja dan menilai aliran dan pola lalu lintas untuk mencegah kemacetan lalu lintas.

Kepala strategi bisnis global Softbank, Hidebumi Kitahara, mengatakan perusahaan ingin mengembangkan teknologi di Indonesia untuk membantu menanamkan teknologi dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Namun, dia menolak untuk mengungkapkan investasi yang dibutuhkan untuk membawa teknologi ke Indonesia.

“Kami tidak dapat mengungkapkan jumlahnya, tetapi kami memiliki cukup uang [untuk membawa teknologi ke Indonesia],” katanya.

Dia juga mengatakan bahwa Softbank terbuka untuk memperluas kemitraan dengan Lippo ke aspek lain, tetapi menolak untuk menjelaskan lebih lanjut.

Di sisi lain, Kitahara mengatakan kemitraan dengan Lippo Karawaci akan membantu perusahaan untuk menangkap peluang pertumbuhan yang lebih baik.

“Indonesia tumbuh sangat cepat, sangat besar dan sangat kuat, jadi kami percaya akan ada banyak peluang yang bisa kita tangkap dan lakukan di sini,” katanya.