Mengetahui Penyebab Gigi Berwarna Kuning yang Membuat Anda tidak Percaya Diri

Mengetahui Penyebab Gigi Berwarna Kuning yang Membuat Anda tidak Percaya Diri – Memiliki gigi berwarna kuning pastinya akan mengganggu penampilan kita menjadi tidak percaya diri dan malu saat berbicara atau tersenyum. Penyebab gigi kuning bisa disebabkan oleh beberapa hal. Warna gigi akan cenderung menguning dan kusam seiring bertambahnya usia, tapi kemunculannya bisa dipercepat oleh banyak faktor. Mulai dari kebiasaan sehari-hari seperti makanan dan minuman yang kita konsumsi sehari-hari hingga riwayat penyakit tertentu dapat mempercepat perubahan warna gigi menjadi kuning.

Perlu Anda ketahui makanan dan minuman memiliki kandungan kromogen atau zat warna yang menjadi salah satu penyebab utama gigi kuning. Walaupun warna gigi bukan sebuah tanda dari buruknya kesehatan mulut, tetapi gigi yang menguning pertanda adanya kebiasaan buruk yang sering diterapkan. Namun, apabila Anda membiarkan gigi kuning atau tidak mencari cara untuk mengatasinya dengan segera, maka tidak menutup kemungkinan akan muncul kerusakan pada gigi nantinya. Untuk itu, ada baiknya Anda mengetahui beberapa penyebab gigi menjadi kuning agar tidak memunculkan masalah kesehatan lainnya yang lebih parah.

  • Minum Kopi dan Teh
    Sering mengkonsumis kopi maupun teh dapat mengubah warna gigi menjadi kuning, karena kopi dan teh mengandung zat tanin. Pada saat kita minum kopi maupun teh zat tanin akan menempel pada lapisan gigi terluar, sehingga perlahan-lahan mengubah warna gigi menjadi kuning. Jika Anda memiliki gigi dengan permukaan yang tidak rata, noda kuning ini akan semakin mudah terlihat dan semakin jelas. Lebih mengejutkan lagi, ternyata kandungan tanin pada teh jauh lebih tinggi daripada kopi, sehingga teh lebih cepat membuat gigi kuning.
  • Permen
    Aneka jenis permen dengan pewarna buatan adalah salah satu penyebab noda gigi, apalagi jika dikonsumsi secara rutin. Jika ingin mengkonsumsi permen pilihlah permen yang tidak mengandung zat pewarna.
  • Menyikat Gigi Terlalu Keras
    Banyak orang sering menyikat gigi terlalu keras karena mengira cara ini akan lebih bersih. Padahal, menyikat gigi terlalu keras justru merusak lapisan enamel sehingga mengekspos lapisan dentin yang berwarna kuning.
  • Merokok
    Bila diperhatikan, orang yang merokok memiliki warna gigi agak kuning itu disebabkan zat kimia yang terkandung dalam rokok seperti tar dan nikotin mampu mengubah warna alami gigi. Jika Anda sudah merokok selama bertahun-tahun maka warna gigi Anda akan menjadi kecoklatan bahkan bisa menjadi hitam. Kebiasaan merokok juga dapat menghambat perbaikan jaringan gusi sehingga menyebabkan terkikisnya tulang dan mengganggu akar gigi.
  • Menggunakan Obat Kumur
    Obat kumur digunakan untuk membersihkan mulut dari sisa makanan yang tertinggal di sela-sela gigi sekaligus dapat menyegarkan nafas. Tetapi perlu diketahui jika menggunakan obat kumur terlalu banyak bisa menyebabkan gigi kuning. Hal ini disebabkan oleh kandungan asam pada obat kumur terlalu tinggi. Sehingga jika terlalu sering digunakan mulut akan menjadi kering dan pada akhirnya merusak email gigi dengan begitu gigi akan menguning secara perlahan-lahan.
  • Mengkonsumsi Buah yang Berwarna
    Mengkonsumsi buah-buahan yang berwarna terang dapat meninggalkan noda di gigi. Bukan hanya buahnya, makanan olahan dari buah-buahan tersebut, seperti jus atau kue, berpotensi sama. Disarankan untuk minum air putih di sela makan untuk mengurangi pembentukan plak dan menjaga warna alami gigi. Bersihkan gigi secara efektif terlebih di malam hari.
  • Penuaan
    Gigi pasti akan berubah warna menjadi kuning seiring bertambahnya usia, karena enamel menipis dari mengunyah dan paparan asam dari makanan dan minuman yang dikonsumsi setiap harinya. Akibatnya, lapisan dentin yang berwarna kekuningan akan terlihat.

Jadi Anda sudah tahu kan penyebab gigi berubah warna menjadi kuning. Maka dari itu Anda perlu menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan rutin membersihkannya dalam lebih diperhatikan lagi makanan dan minuman yang Anda konsumsi setiap harinya.