Pontianak Berjaya di Turnamen Mobile Legends Red Bull Pemberontakan Rising Star Challenge

Pontianak Berjaya di Turnamen Mobile Legends Red Bull Pemberontakan Rising Star Challenge – Kejadian yang terjadi di acara yang fokus pada nomor Mobile Legends, yaitu Red Bull Rebellion Rising Star Challenge. ExoG, tim asal Pontianak, menjadi jawara setelah tampil menawan sepanjang acara.

ExoG menaklukkan KHG Molly di babak grand final melalui pertarungan bersistem best of five (BO5). Legenda Tim Mobile KHG Molly berhasil merepotkan ExoG, yang terbukti lebih unggul. Namun, kondisi ini tidak dapat bertahan lama, karena ExoG bangkit dan menutup permainan dengan kemenangan.

Pada grand final babak kedua, mirip dengan final pertama. Hal berbeda terletak pada penyelaman yang salah perhitungan dari KHG Molly, sehingga membuahkan bola salju yang tidak bisa dibendung dengan sempurna.

Game terakhir sekaligus menjadi berjalan dengan cukup menegangkan. ExoGantikan empat membunuh setiap saat gim. Tapi ini tidak menghasilkan efek bola salju yang diharapkan KHG Molly.

Justru ExoG berhasil membalikkan keadaan dan berhasil menciptakan bola salju dengan menggunakan dorongan Tuhan. Gim nol menjadi penutup sekaligus penanda jika tim Mobile Legends asal Pontianak, ExoG, berstatus pemenang Red Bull Rebellion Rising Star.

Turnamen Mobile Legends Red Bull Pemberontakan Rising Star Challenge sanggup membetot perhatian publik karena menggunakan sistem yang berbeda. Kompetisi menengah ini menjadi ladang pencarian pemain Baru yang berbakat. Tak heran jika jumlah peserta mencapai angka 500 tim, yang awalnya terbagi empat grup.

Pada setiap grup tersebut muncul tim-tim kuat yang berhak untuk berlaga di babak grand final Pemberontakan Red Bull Rising Star Challenge yang dilangsungkan pada tanggal 1 Februari 2020. Mereka adalah ExoG dan Public PTK asal Pontianak, KHG Molly asal Balikpapan, dan yang terakhir Putangers asal Surabaya.

Secara khusus, ExoG merupakan tim yang ditempatkan grup kedua saat penyisihan Red Bull Rebellion Rising Star berlangsung. Sepanjang acara, tim yang berisikan ExoG Ridakk, ExoG Derr, ExoG Icinn, ExoG Wibuu, dan ExoG Igonn Ini merupakan tim yang sangat kuat dengan pembagian peran yang cukup mudah namun efektif.

Setelah turnamen, Pemberontakan Red Bull berhasil menentukan siapa yang menjadi bagian dari tim Mobile Legends. Grup ini beranggotakan pemain asal ExoG plus dua orang pemain KHG Molly.

Tujuh pemain terpilih masuk tim Legenda Bang Bang Pemberontakan Red Bull adalah Therryco Jonathan Gabriel (Igonn), Danang Sigit Widianto (Wibuu), Sahrulkan (Icinn), Muhammad Ridho Ali (Ridakk), Derry Syahbandi (Derr), Kriesna Rafie Gerhana (Tequila) ) dan Arya Al Nazhari (Barbossa Zoldyck). Berbekal individu tersebut, formasi Red Bull Rebellion bisa lebih fleksibel dalam melepas pasang Tank dan Mage.

“Dengan hadirnya Igonn, Wibuu, Icinn, Ridaak, Derr, Tequila, dan Barbossa Zoldyck, tim Mobile Legends Bang Bang Red Bull Pemberontakan telah tersedia untuk disiapkan untuk berprestasi pada acara nasional dan internasional,” kata Mr. Jo selaku CEO Red Bull Rebellion .

e