Putri Pariwisata Ditangkap karena Kasus Prostitusi Online

Putri Pariwisata Ditangkap karena Kasus Prostitusi Online – Ditreskrimum Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) melakukan penggerebekan di salah satu hotel di Batu terkait dugaan praktik prostitusi online, Jumat (25/10/2019). Polisi berhasil menangkap tiga orang dari hasil penggerebekan dan salah satu orang yang diamankan adalah seorang figur terkenal.

Ketiga orang yang tertangkap tersebut yakni A, J, dan YW diamankan polisi saat di sebuah kamar hotel sekitar pukul 19.00 WIB. J (51) adalah pria yang diduga mucikari PA.

Leo pun menyampaikan, polisi masih mendalami latar belakang PA dalam kasus ini. Sejak ditangkap, status PA masih sebagai terperiksa.

Sementara penyewa jasa PA, yakni YW adalah seorang pengusaha swasta asal Nusa Tenggara Barat. Mereka diamankan saat berada di dalam kamar hotel sedang berhubungan badan.

Kasubdit Jatanras, Ditreskrimum, Polda Jatim AKBP Leonard M Sinambela mengatakan PA adalah seorang yang berprofesi sebagai figur publik jebolan ajang kontes kecantikan Puteri Pariwisata Indonesia 2016 dan masih berusia 23 tahu. PA berasal dari Balikpapan, Kalimantan Timur namun kini telah berdomisili di DKI Jakarta.

“Iya jebolan kontes kecantikan mungkin saja, nanti kita validkan datanya stelah pemeriksaan. Iya dia bisa dibilang public figure,” ujarnya membenarkan, pertanyaan awak media.

Sedangkan, pria yang menggunakan jasa layanan PA di hotel tersebut berinisial YW asal Nusa Tenggara Barat.

Penyidik masih terus melakukan pemeriksaan terhadap ketiganya. Menurut Leo ada keterlibatan mucikari lainnya terkait dugaan kasus prostitusi online. Tak cuma mengamankan ketiganya, ungkap Leo, pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti.

“kondom, celana dalam, tisu bekas, pakaian,” terangnya.

Sekitar pukul 22.00 WIB, ketiganya dibawa ke Gedung Ditreskrimum Mapolda Jatim.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menuturkan, semalam pihaknya masih melakukan interogasi awal kepada ketiganya di Gedung Ditreskrimum Mapolda Jatim.

“Kami lakukan interogasi awal semalam,” katanya saat dikonfirmasi, Sabtu (26/10/2019).

Kuat dugaan, ungkap Barung, ada keterlibatan mucikari lainnya terkait dugaan kasus prostitusi online.