Seorang PNS Ditemukan Terkubur Dalam Coran Semen

Seorang PNS Ditemukan Terkubur Dalam Coran Semen – Aprianita (50), seorang aparatur sipil negara (ASN) setelah 16 hari menghilang, akhirnya ditemukan tewas terkubur dalam coran semen di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kandang Kawat, Kecamatan Ilir Timur II Palembang, Jumat (25/10).

Pihak keluarga sudah berupaya melakukan pencarian namun belum membuahkan hasil. Akhirnya perempuan yang biasa disapa Nita itu dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak Rabu (9/10) lalu. Keluarga curiga Nita diculik karena merasa ada perilaku yang tak biasa pada korban. Selain itu ada aliran dana dari rekening korban kepada seseorang yang dicurigai sebesar Rp145 juta.

Keluarga korban membuat laporan kehilangan itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumatera Selatan. Atas laporan orang hilang tersebut, polisi memulai penyelidikan serta pencarian terhadap korban dengan memeriksa beberapa saksi.

Tidak lama menerima laporan dari keluarganya, polisi langsung meringkus dua orang pria yang di duga sebagai dalang hilangnya Nita. Dari pengakuan tersangka yang salah satunya Yudi, bila korban dikubur di TPU Kandang Kawat Palembang. Dari situ, tersangka Yudi dibawa ke lokasi untuk menunjukan lokasi dimana korban di kuburkan.

Setelah mendapat petunjuk, polisi kemudian mendatangi TPU Kandang Kawat untuk menggali lokasi tempat yang diduga menjadi lokasi jenazah korban dikuburkan. Setelah menggali, polisi menemukan jenazah korban masih dalam kondisi mengenakan pakaian dan jilbab terakhir yang dikenakan korban. Lokasi penguburan korban disamarkan menggunakan coran semen. Coran tersebut lantas jebol agar bisa digali.

Jenazah pun dievakuasi ke RS Bhayangkara Palembang untuk keperluan autopsi.

Staf Ahli Walikota Palembang Bidang Pemsosmas, Herly Kurniawan, yang merupakan adik dari Apriyanita, membenarkan kakaknya sudah ditemukan.

“Ia benar sudah ditemukan, dicor, sekarang di Rumah Sakit Bhayangkara,” kata Herly.

Kepala Subdit III/Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel AKBP Yudhi Suwaryadi membenarkan kejadian tersebut. Diketahui, korban merupakan ASN yang berdinas di Balai Besar Jalan dan Jembatan Satker Palembang Kementerian PUPR. Saat ini pihaknya telah mengamankan dua pelaku terkait kasus tersebut.