Siang ini Parbowo Bertemu dengan Dubes AS dan Arab Saudi

Siang ini Parbowo Bertemu dengan Dubes AS dan Arab Saudi – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto akan menerima kunjungan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Duta Besar Arab Saudi dan Duta Besar Malaysia hari ini, Selasa (12/11). Juru bicara Menteri Pertahanan, Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut tak hanya Duta Besar, Prabowo juga akan bertemu dengan Wali dari Nangroe Aceh Darusalam.

“Betul. Dubes Amerika, Dubes Arab, dan juga Wali Nangroe Aceh,” kata Dahnil kepada wartawan melalui pesan singkat.

Dia dijadwalkan bertemu Duta Besar Arab Saudi Mr Esam A Abid Althagafi di Kantor Kementerian Pertahanan pada Selasa siang. Dalam pertemuan itu, Prabowo membuka kemungkinan membahas soal pencekalan Rizieq Shihab.

Sebelum menjabat Menteri Pertahanan Prabowo pernah ditolak masuk ke AS. Pada tahun 2000, ia ingin menghadiri wisuda anaknya, Ragowo Hediprasetyo alias Didit Hediprasetyo, yang kuliah di salah satu universitas di Boston, Amerika Serikat, tapi dilarang. Larangan Prabowo untuk pergi ke AS ketika itu diduga terkait dugaan pelanggaran HAM berat dalam kerusuhan Mei 1998 dan penculikan aktivis mahasiswa.

Prabowo telah membantah semua tuduhan itu. Kini, Prabowo telah diizinkan bepergian ke AS. Dahnil tak menjelaskan secara rinci tentang poin yang akan dibahas Prabowo dengan Dubes AS dan Arab Saudi. Hanya saja kata dia, sejak menjadi Menhan, Prabowo memang banyak menerima junjungan dari beberapa duta besar negara sahabat.

Selama pertemuan dan kunjungan itu, Prabowo lebih banyak membahas soal isu-isu di bidang pertahanan terkini.

“Belum ada hal spesifik. Dengan semua dubes beliau bicara tentang isu pertahanan baik regional maupun pertahanan,” kata Dahnil.

Prabowo telah melakukan pertemuan dengan sejumlah duta besar negara tetangga, salah satunya dengan Duta Besar Rusia dan Duta Besar Korea Selatan.

Prabowo juga telah melakukan pemapran sejumlah program kerja di bidang pertahanan saat dirinya rapat kerja perdana dengan Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (11/11) kemarin.

Dalam rapat itu, Prabowo menyampaikan keinginannya untuk memperkuat sistem pertahanan Indonesia dengan menggandeng Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan demi menciptakan kekuatan cadangan dari para siswa dan mahasiswa. Dia juga memaparkan soal konsep Permesta dalam sistem pertahanan Indonesia.

Bertemu Dubes Arab Saudi, Prabowo Buka Kemungkinan Bahas Rizieq Shihab

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengaku belum mengetahui soal surat pencekalan terhadap Rizieq Shihab. Ketua Umum Partai Gerindra itu mengaku akan mempelajarinya terlebih dahulu.

Saat disinggung soal janjinya memulangkan Rizieq Shihab ke Indonesia, Prabowo tak menjawab tegas. Dia mengaku akan mempelajarinya terlebih dahulu.

Melalui channel Youtube Front TV, Rizieq sebelumnya mengungkap alasan tak dapat pulang ke Indonesia, yaitu karena surat cekal dari pemerintah Indonesia untuknya yang ditujukan kepada pemerintah Arab Saudi.

Padahal menurut Rizieq, surat cekal tersebut tidak berkaitan dengan kasus pidana apa pun. Karenanya, dia merasa heran mengapa sampai saat ini dirinya seakan terkurung di Arab Saudi padahal tak melakukan tindak pidana apa pun.