Tertinggal 8 Poin dari Liverpool, Pep Yakin Bisa Mengejar

Tertinggal 8 Poin dari Liverpool, Pep Yakin Bisa Mengejar – Mantan Manajer Barcelona Sekaligus Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menilai persaingan Premier League musim ini lebih berat dibanding musim lalu. Pesaing mereka Liverpool amat superior. Meskipun Manchester United Bermain dengan periode terburuk kali ini, tetapi Liverpool bermain dengan sangat baik sekali dan banyak membuat kejutan kejutan menarik dalam setiap laga yang mereka jalani belakangan ini dan dilakoni, tidak hanya di EPL saja tetapi dalam laga Liga Champions Liverpool juga bermain sangat menonjol dan juga sangat agresif sejak awal pertandingan dimulai.

Pelatih asal Spanyol menyebut keunggulan delapan poin The Reds amat lebar, dan ada banyak sekali keunggulan baru yang menojol dari Liverpool. “Jaraknya amat besar,” kata Pep seperti dilansir BBC.

Pep Percaya Masih Bisa Mengejar Liverpool

Kekalahan 0-2 Manchester City dari Wolves pada akhir pekan lalu membuat jarak poin antara kedua tim semakin kian melebar. Liverpool selalu meraih kemenangan di delapan laga awal kompetisi, Sementara City sudah dua kali menderita kekalahan.

Margin poin di papan atas musim ini (delapan laga awal) terbesar dalam sejarah Premier League, yang paling sangat terbesar sebelumnya adalah Chelsea pada 2014, yang saat itu kemudian memegang gelar juara musim itu..

Pep Guardiola yakin anak-asuhnya bisa bangkit. “Aku kenal mereka ini. Mereka masih sangat bersemangat dan saya yakin mereka masih bisa melakukannya,” kata Pep Guardiola.

Kekalahan itu berarti City mengalami awal terburuk sejak musim 2013-2014 di bawah Manuel Pellegrini. Saat itu The Citizen memenangkan gelar.

Liverpool mempertahankan rekor sempurna mereka pada Sabtu (5/10/2019) berkat penalti kontroversial James Milner saat injury time melawan Leicester.

Musim Lalu Jarak Poin Lebih Lebar

“Jaraknya besar, saya tahu itu. Menghadapi berbagai situasi, Liverpool tidak kehilangan poin. Lebih baik tidak berpikir satu tim unggul delapan poin. Saat ini baru bulan ktober. Masih ada banyak pertandingan.”

Kesenjangan terbesar yang harus diimbangi City atas Liverpool musim lalu adalah 10 poin, meskipun itu setelah 19 pertandingan dengan satu pertandingan di tangan, Manchester City akhirnya bisa menyalip rival utamanya tersebut.

Liverpool akan menjamu Manchester City di Anfield pada 10 November 2019 mendatang. Dan tentunya ini akan menjadi poin yang sangat penting bagi mereka berdua nantinya karena dalam perebutan ini antara Liverpool Menambah Jarak Kejauhannya, Atau City Mengejar atau ada pembagian Poin yang sama yaitu dengan skor imbang.

City berambisi menjadi tim pertama yang memenangkan tiga gelar liga berturut-turut sejak Manchester United pada periode 2007-2009. Musim lalu mereka menjadi tim pertama yang mempertahankan gelar sejak era itu. Chelsea adalah satu-satunya tim lain yang memenangkan gelar back to back di era Premier League.

Margin Poin Terbesar

Keunggulan terbesar di Premier League:

  • Liverpool 2019-2020 8 poin
  • Chelsea 2014-2015 5 poin
  • Newcastle 1995-1996 4 poin
  • Manchester United 1999-2000 4 poin
  • Chelsea 2013-2014 4 poin