Tragis Seorang Istri Bunuh dan Cor Jasad Suami di Lantai Rumah

Tragis Seorang Istri Bunuh dan Cor Jasad Suami di Lantai Rumah – Suryono warga Desa Sumbersalak, Kabupaten Jember, Jawa Timur, dikabarkan menghilang sejak tujuh bulan lalu. Pihak keluarga juga tidak mengetahui di mana keberadaan dan keadaan Suryono selama tujuh bulan lamanya. Suryono memiliki satu orang istri dan 3 orang anak.

Minggu (4/11) warga Dusun Joruju, Desa Sumbersalak, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember dihebohkan dengan penemuan jasad kerangka manusia yang terkubur dan sudah dicor semen di sebuah musalah yang berada di belakang sebuah rumah.

Jasad itu identik dengan Surono, warga yang dilaporkan hilang sejak tujuh bulan lalu. Dari penemuan itu, korban Surono dikuburkan dengan tidak wajar di belakang rumahnya yang kini sudah dibangun musala dengan dapur dan kamar mandi lengkap.

Satu hari setelah penemuan jasad tersebut aparat kepolisian menangkap seorang ibu dan anak yang merupakan istri dan anak Suryono yang merupakan jasad yang sudah dicor tersebut.

“Untuk penyelidikan lebih lanjut, kami telah mengamankan istri korban berinisial SN dan putranya BR di Mapolsek Ledokombo,” kata Kapolsek Ledokombo AKP Wardoyo Utomo di Jember.

Penangkapan istri Surono berawal dari pengakuan sang anak, Bahar, yang ditangkap lebih dulu. Bahar ditangkap tidak lama setelah pulang dari merantau. Kepada polisi Bahar menyebut bahwa ibunya mengaku telah membunuh ayahnya dan mengecor mayatnya di bawah lantai musala.

“Pada saat pihak kepolisian membongkar makam tersebut, kami melihat sepertinya ada kejanggalan di lokasi musala rumah korban karena musala menjorok ke luar dan melebihi batas tembok,” tutur Wardoyo.

Tim DVI Polda Jawa Timur turun ke lapangan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa temuan jasad terduga korban pembunuhan setelah membongkar lantai musala yang sudah dikeramik.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, AKP Wardoyo mengatakan anak dan istri terduga korban pembunuhan itu saling tuduh sebagai pelaku pembunuhan Surono. “Dua orang yang diamankan yaitui istri dan anak Surono, mereka bedua mala saling menuduh. SN menuduh anaknya yang membunuh suaminya, namun anak juga saat diperiksa, balik menuduh ibunya yang membunuh,” kata Wardoyo.

Polisi masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap saksi-saksi lain dan melakukan penyelidikan untuk menentukan tersangka pembunuhan yang sebenarnya.