Usai Tabrak Mati Pria Inggris, Istri Diplomat AS Melarikan Diri

Usai Tabrak Mati Pria Inggris, Istri Diplomat AS Melarikan Diri – Seorang istri dari diplomat Amerika Serikat (AS) terlibat kecelakaan fatal yang menewaskan seorang pemuda di Inggris, namun dia kabur ke AS karena memiliki kekebalan diplomatik. Perdana Menteri (PM) Inggris, Boris Johnson, pun mendesak otoritas AS untuk segera menyerahkan istri diplomat tersebut.

Kecelakaan fatal itu terjadi pada 27 Agustus lalu. Kepolisian setempat menyebut Dunn ditabrak oleh sebuah SUV merek Volvo yang melaju dari arah berlawanan. Kepolisian juga menyatakan bahwa pengemudi SUV tersebut yang merupakan seorang wanita AS berusia 42 tahun, telah ditetapkan sebagai tersangka.

Seperti dilansir Reuters dan AFP, Selasa (8/10/2019), seorang pemuda Inggris bernama Harry Dunn (19) tewas setelah sepeda motornya bertabrakan dengan sebuah mobil di dekat RAF Croughton, pangkalan udara di Northamptonshire, Inggris bagian tengah, yang digunakan militer AS sebagai pusat komunikasi.

“Saya pikir tidak dibenarkan untuk menggunakan proses kekebalan diplomatik untuk jenis tujuan semacam ini,” ujar PM Johnson. “Saya harap agar Anne Sacoolas akan kembali dan terlibat dengan pantas dalam proses hukum yang sedang berjalan,” ucap PM Johnson dalam pernyataannya.

Melansir VOA, Selasa (8/10/2019) orang tua korban telah menghubungi Presiden Donald Trump untuk mengadukan pelaku usai meninggalkan Inggris, dengan menggunakan klaim kekebalan diplomatik.

Polisi Inggris mengatakan kekebalan diplomatik perempuan itu harus dicabut agar mereka dapat mewawancarainya. Tetapi Kedutaan Besar Amerika di Inggris menolak permintaan itu dan kemudian tersangka pulang ke Amerika.

“Pergi begitu saja dan kembali ke negaranya merupakan suatu hal tidak terhormat untuk dilakukan,” ujar Charlotte Charles, ibu Harry Dunn, remaja berusia 19 tahun yang tewas dalam kecelakaan itu.

“Ia (istri diplomat Amerika-red) berada di sisi jalan yang salah. Malam itu ia mengakui pada seorang saksi bahwa ia berada di sisi jalan yang salah.

Keesokan harinya ia mengatakan tidak berniat meninggalkan Inggris,” ujar Charles. Ditambahkannya, perempuan itu pulang ke Amerika setelah pemakaman putra mereka.

Ibu Dunn, Charlotte Charles, mengatakan keluarga itu tidak tahu bagaimana kecelakaan itu bisa terjadi dan sangat berduka.

“Semua orang mencintainya, kami benar-benar hancur di dalam dan di luar, semuanya sakit siang dan malam, itu adalah upaya untuk melakukan apa pun, saya sakit karenanya, setiap anggota badan, setiap organ internal sakit,” ujarnya.

Media lokal mengidentifikasi nama diplomat AS yang dimaksud adalah Jonathan Sacoolas. Nama wanita AS itu disebut oleh PM Johnson dalam wawancara terbaru dengan televisi setempat. Dia disebut bernama Anne Sacoolas. Dalam wawancara itu, PM Johnson mengharapkan agar wanita AS itu segera kembali ke Inggris. Dia juga meminta pemerintah AS mempertimbangkan kembali kekebalan diplomatik terhadap wanita itu.

Disamping itu, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengatakan telah mengirim ucapan belasungkawa kepada keluarga Harry.