Wiranto Pimpin Rapat Terbatas Bahas Persiapan Pelantikan Presiden 2019-2024

Wiranto Pimpin Rapat Terbatas Bahas Persiapan Pelantikan Presiden 2019-2024 – Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menggelar rapat terbatas dengan beberapa instansi terkait. Wiranto membahas sejumlah hal mengenai persiapan jelang pelantikan anggota DPR periode 2019-2024 dan pelantikan presiden-wapres terpilih hingga situasi politik dan keamanan terkini.

Selain pelantikan, Wiranto menjelaskan bahwa rapat terbatas membahas seputar hari kesaktian pancasila; gempa Maluku serta kebakaran hutan dan lahan di sejumlah daerah; Papua dan Papua Barat; serta demonstrasi tolak UU KPK yang sudah disahkan dan RKUHP.

Rapat terbatas (ratas) dilakukan di ruangan Parikesit, Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Senin (30/9/2019). Hadir Menkominfo Rudiantara, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Kepala BIN Budi Gunaman, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian

“Hari ini kita akan melaksanakan rapat koordinasi. Menghadapi kondisi dan situasi terkini. Ada banyak hal yang kita hadapi. Yang pertama kita akan menghadapi hari kesaktian Pancasila. Sudah kita lakukan setiap tahun. Dan Alhamdulillah tidak terjadi hal-hal yang Kita anggap sebagai gangguan dan ancaman tersebut,” ujar Wiranto saat membuka ratas.

“Yang kedua kita juga akan menghadapi pelantikan anggota DPR terpilih periode 2019-2024 yang kemudian akan dilanjutkan dengan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih periode yang sama tanggal 20 Oktober 2019,” imbuhnya.

Ia menegaskan tidak boleh ada orang maupun kelompok yang menggagalkan pelantikan karena itu merupakan perbuatan inkonstitusional.

“Kita akan rapatkan bersama, barisan, kita ajak masyarakat untuk bersama meyakini bahwa amanat konstitusi itu,” imbuh dia.

Wiranto menegaskan negara selalu hadir untuk senantiasa menyelesaikan situasi yang dapat mengancam kedaulatan negara. Ia pun berharap agar masyarakat dapat tenang dan mempercayai aparat keamanan dalam merespons setiap tindakan yang anarkis.

“Kami selalu berusaha hadir dalam setiap kondisi apa pun. Kami mengajak masyarakat untuk memahami masalah, adik-adik mahasiswa, buruh tani, karyawan, tukang ojek, para medis, masyarakat agamis, untuk duduk bersama dan tidak terpengaruh ajakan-ajakan lain. Percaya kepada aparat keamanan,”katanya.

Diketahui, pelantikan anggota DPR/MPR priode 2019-2024 akan dilaksanakan Selasa (1/10/2019). Adapun pelantikan Presiden/Wakil Presiden pada 20 Oktober.

Wiranto menambahkan, pelantikan anggota DPR/MPR dan presiden/wakil presiden merupakan amanat dari konstitusi. Pelantikan juga puncak dari hasil Pemilu 2019.

Diakui Wiranto kini eksistensi negara sedang terancam oleh gerakan-gerakan inkonstitusional. Maka dari itu, pihaknya akan memeberikan pengamanan maksimal pada kedua pelantikan tersebut.

Di sisi lain, dalam pembukaan rapat Wiranto juga membahas soal kondisi keamanan di Papua dan Papua Barat yang sampai saat ini belum selesai.

“Karena provokasi, ajakan ke arah itu memang sudah ada. Saat ini TNI dan Polri berusaha menyelesaikan masalah Papua dan Papua Barat, “tuturnya.

Selain itu Wiranto juga akan membahas soal kebakaran hutan dan lahan, demonstrasi mahasiswa menolak rancangan undang-undang, dan gempa bumi di Maluku.